Patah Hati

Patah Hati

Karya oleh: Lya'e


Tiap detik, ku memikirkan.. betapa

indahnya dunia asmaraloka, hubungan

kita yang dahulu.

Namun ku sadar, kini hanyalah tinggal

kenangan, yang tidak akan berulang

lagi.

Begitu sukar, melupakanmu wahai

nirmalaku.

Engkau bagaikan bianglala dalam

hidupku.


Ku memandang akan jumantara,

Lantas, ia mengingatkanku tentang

segala perkara yang telah kita lalui

bersama.

Ya, ianya renjanaku.

Setiap kenangan kita bersama, telahpun

aku simpannya rapi di kotak memoriku.


Andai memang kita tidak akan

bersama, ketahuilah, akan ku selalu

mendoakanmu, untuk kebahagiaanmu.

Meskipun bersama yang lain.

Akan ku ikhlaskan kau pergi.

Comments

Popular posts from this blog

A Society Too Dumb for Its Geniuses

Suicide Prevention Month

Deactivating socials—is it the peace that i’ve been looking for?